Top 3 Entry

STP (Segmentation, Targeting, Positioning)

          Dalam artikel Dasar Komunikasi Pemasaran terdapat pembahasan mengenai konsep 4P dalam teknik pemasaran. selanjutnya, saya akan menjelaskan teknik atau strategi pemasaran produk dan jasa lainnya yang biasa dikenal dengan sebutan STP, yaitu Segmentation; Targeting; Positioning.

Segmentation
          Segmentasi pasar merupakan suatu aktivitas membagi atau mengelompokkan pasar yang heterogen menjadi pasar yang homogen atau memiliki kesamaan dalam hal minat, daya beli, geografi, perilaku pembelian maupun gaya hidup
          Tujuan segmentasi pasar adalah membuat para pemasar mampu menyelesaikan bauran pemasaran untuk memenuhi kebutuhan satu atau lebih segmen pasar tertentu. 

Pola Segmentasi Pasar

          Untuk mengidentifikasai preferensi segmen ada tiga pola segmentasi pasar yang dapat digunakan (Kotler,2003). Pola tersebut adalah:

1. Homogeneus preference (preferensi homogen)
          Homogeneus preference merupakan pola yang menunjukkan bahwa konsumen memiliki preferensi yang sama terhadap produk atau jasa yang ditawarkan.
2. Diffused preference (preferensi yang menyebar)
          Diffused preference merupakan pola yang menunjukkan bahwa konsumen memiliki preferensi yang beragam terhadap suatu produk atau jasa yang ditawarkan
3. Clustered preference (preferensi yang mengelompok)
          Clustered preference merupakan pola yang menunjukkan bahwa konsumen memiliki preferensi yang berkelompok-kelompok. Dimana konsumen yang berada dalam satu kelompok memiliki kesamaan preferensi.

Prosedur dan Proses Segmentasi Pasar

          Ada tiga tahap yang harus dilakukan dalam segmentasi pasar (Kotler,2003) yaitu:
1. Survey Stage

        Survey Stage merupakan tahap melakukan eksplorasi baik melalui focus group discussion atau dengan wawancara terhadap beberapa kelompok konsumen untuk memperoleh keterangan mengenai motivasi, sikap dan perilaku konsumen. 
2. Analysis Stage
          Analysis Stage merupakan tahap analisis terhadap informasi yang telah diperoleh melalui survey.
3. Profiling Stage
          Profiling Stage merupakan tahap untuk mengidentifikasi frofil masing-masing cluster yang terbentuk.

Dasar Segmentasi 

        Dalam menetapkan dasar segmentasi Kotler (2003) ada dua cara yang dapat dilakukan, yaitu pertama, consumen characteristic (karakteristik konsumen) yang merupakan variabel utama dalam segmentasi yang terdiri dari :
1. Segmentasi Geografi

    Pada segmentasi georafi pengelompokan dilakukan berdasarkan faktor geografinya, seperti berdasarkan daerah asal atau tempat tinggal konsumen.
2. Demografi Segmentasi
          Pada segementasi demografi pengelompokan dilakukan berdasarkan variabel usia, jenis kelamin dan pekerjaan konsumen.
3.Psychographic segmentation
          Pada Psychographic segmentation pengelompokan didasarkan pada karakteristik setiap konsumen, seperti motivasi, kepribadian, persepsi, interest, minat dan sikap


Syarat Segmentasi Yang Efektif

        Dalam melakukan segmentasi perusahaan perlu memperhatikan efektifitas segmentasi tersebut. Syarat segmentasi yang efektif adalah (Kotler,2003):
1. Measurable (terukur)
          Measurable berarti segmen pasar harus dapat membantu perusahaan dalam mengukur potensi pasar, daya beli konsumen serta ukuran alokasi sumberdaya.
2. Substansial (banyak)
           Substansial berarti segmen tersebut harus besar dan profitable untuk dilayani.
3. Accessible (dapat diakses)
           Accessible berarti segmen tersebut harus mudah dijangkau untuk dilayani.
4. Differentiable (dapat dibedakan)
           Differentiabel berarti segmen tersebut dapat dibedakan dengan jelas.
5. Actionable (dapat dilayani)

          Actionable berarti segmen tersebut dapat dijangkau atau dilayani dengan sumber daya yang dimiliki perusahaan.


Targeting

   Targeting adalah  membidik target market yang telah kita pilih dalam analisa segmentasi pasar. Dalam hal ini tentu saja serangkaian program pemasaran yang dilakukan harus pas dengan karakteristik pasar sasaran yang hendak kita tuju.

Menentukan Target Market

          Dalam menetapkan target market perusahaan dapat mempertimbangkan lima pola, dapat dijelaskan sebagai Berikut :
1. Single Segment Concentration. 
          Single Segment Concentration maksudnya adalah perusahaan dapat memilih satu segmen saja untuk mencapai posisi yang kuat disatu segmen sehingga bisa diperoleh keuntungan. Namun, konsentrasi di satu segmen mempunyai potensi resiko yang cukup besar, sehingga alasan inilah yang mendasari perusahaan untuk memilih lebih dari satu segmen.
2. Selective Specialization. 
        Selective Specialization maksudnya adalah perusahaan menyeleksi beberapa segmen. Strategi ini lebi dipilih oleh perusahaan untuk menghindari kerugian, walaupun salah satu segmennya tidak produktif, tetapi perusahaan tetap memperoleh pendapatan dari segmen yang lain.

3. Product Specialization. 
        Product Specialization maksudnya perusahaan berkonsentrasi membuat produk khusus atau tertentu. Namun resikonya tetap ada, yaitu apabila terjadi kekurangan bahan untuk pembuatan produknya atau keterlambatan melakukan perubahan teknologi.

4. Market Specialization. 
    Market Specialization maksudnya adalah perusahaan berkonsentrasi melayani berbagai kebutuhan dalam kelompok tertentu. Resiko akan kerugian akan timbul apabila kelompok tadi mengurangi pembelian atau kebutuhannya.

5. Full Market Coverage. 
   Full Market Coverage maksudnya adalah perusahaan berusaha melayani semua kelompok dengan produk yang dibutuhkan. Namun demikian perusahaan sebaiknya berhati – hati agar tidak terjadi over segmenting. Biaya yang diperkirakan adalah Product modification cost, manufacturing cost, administrative cost, inventory cost, dan promotion cost.

     Selain itu ada pertimbangan tambahan yang perlu diperhatikan perusahaan dalam mengevaluasi dan memilih segmen yaitu (Kotler, 2003):
1.Pilihan etika atas pasar sasaran. 
    Dalam menetapkan target market perusahaan hendaknya tidak menimbulkan pertentangan, seperti mengambil keuntungan dari kelompok yang rapuh seperti anak-anak atau mempromosikan produk yang berbahaya. 
2.Interelasi dan segmen super.

       Segmen super adalah sekumpulan segmen yang memiliki kesamaan yang dapat dieksploitasi.
3.Rencana serangan segmen per segmen. 
      Pesaing tidak boleh tahu segmen mana yang dituju oleh perusahaan. 
4.Kerjasama antar segmen
   Cara terbaik untuk mengelola segmen adalah kerjasama antara SDM di dalam perusahaan untuk membangun bisnis segmen perusahaan.


Positioning

          Positioning adalah  dengan upaya identifikasi, pengembangan, dan komunikasi keunggulan yang bersifat khas serta unik. Dengan demikian, produk dan jasa perusahaan dipersepsikan lebih superior dan khusus (distinctive) dibandingkan dengan produk dan jasa pesaing dalam persepsi konsumen.

Cara Menentukan Positioning

     Kotler, Kartajaya, Huan dan Liu, 2003 menyatakan ada empat kriteria yang dapat dilakukan perusahaan untuk menentukan positioning. Pertama, adalah kajian terhadap konsumen (cutomer). Positioning harus mendeskripsikan value bagi konsumen karena positioning mendeskripsikan value yang unggul. Kedua, didasarkan atas kajian pada kapabilitas perusahaan (company). Positioning harus mencerminkan kekuatan dan keunggulan kompetitif perusahaan. Seperti lokasi yang strategis. Ketiga, didasarkan atas kajian pada pesaing (competitor). Positioning harus bersifat unik, sehingga dengan mudah dapat mendiferensiasikan diri dari para pesaing. Keempat, didasarkan atas kajian terhadap perubahan yang terjadi dalam lingkungan bisnis (change). Positioning harus berkelanjutan dan selalu relevan dengan berbagai perubahan lingkungan bisnis. 
          Dalam menetapkan penentuan positioning perusahaan dapat memperhatikan faktor-faktor di bawah ini sebagai basis atau landasan penentuan positioning:
1.Proposisi nilai dan manfaat yang dapat diberikan perusahaan
2.Capaian yang telah dihasilkan perusahaan
3.Segmen pasar dan pelanggan yang ditargetkan
4.Atribut yang jadi keunggulan produk dan merk perusahaan
5.Bisnis baru yang dimasuki
6.Originalitas dan posisi sebagai perusahaan atau merk baru di pasar

          Dalam mengkomunikasikan positioning sebuah produk perusahaan harus memperhatikan faktor-faktor di bawah ini: 
1. Be creative
           Be creative maksudnya adalah bahwa perusahaan harus kreatif untuk mencuri perhatian konsumen atau target market.
2. Simplicity

           Simplicity maksudnya adalah komunikasi yang disampaikan harus sesederhana dan sejelas mungkin
3.Consistent yet flexible

           Consistent yet flexible maksudnya adalah perusahaan harus konsisten dan melihat kondisi.
4.Own, dominate, protect

           Own, dominate, protect maksudnya adalah dalam komunikasi perusahaan harus memiliki satu atau beberapa kata ampuh di benak pelanggan
5.User their language

           User their language maksudnya adalah dalam mengkomunikasikan positioning perusahaan harus menggunakan bahasa pelanggan.


Dasar Komunikasi Pemasaran



Terdapat berbagai definisi pemasaran. Banyak ahli dan lembaga yang mengemukakan tentang apa itu pemasaran. Definisi pemasaran ini sendiri adalah kegiatan yang mengidentifikasi dan memenuhi kebutuhan manusia dan sosial.definisi dari seorang ahli mengatakan pemasaran adalah memenuhi kebutuhan sosial dengan cara yang menguntungkan. Dengan demikian dapat disimpulkan tujuan dari pemasaran itu adalah mengasilkan produk atau jasa yang siap dibeli oleh konsumen. Komunikasi pemasaran yang baik adalah yang bisa mendapatkan kosumen yang mau membeli produk tersebut,


Secara garis besar orang pemasaran memasarkan 9 tipe entitas yaitu :


1. Barang

Benda benda fisik merupakan bagian terbesar dar produksi dan pemasaran kebanyakan negara.

2. Jasa

Ketika ekonomi maju, semakin besar porsi aktivitas ekonomi yang berfokus pada produksi jasa.

3. Acara 

Pemasaran mempromosikan acara berdasarkan waktu, seperti pameran dagang, pertunjukan seni.

4. Pengalaman 

Dengan memadukan beberapa jasa dan barang, sebuah perusahaan dapat menciptakan dan memamerkan dan memasarkan pengalaman.

5. Orang

Pemasaran selebriti adalah bisnis besar, artis, musisi, CEO, dokter, pengacara dan ahli keuangan kelas atas dan profesional lainnya dibantu oleh para pemasar selebriti.

6. Tempat

Kota, negara bagian, kawasan dan seluruh bansa bersaing secara aktif untuk menarik turis, pabrik, kantor pusat perusahaan dan pemukiman baru.

7. Properti

Adalah hak kepemilikin tak berwujud atas properti yang sebenarnya (real estate) atau properti finansial (saham &obligasi).

8. Organisasi

Organisasi secara aktif bekerja untuk membangun citra yang kuat, disukai dan unik di benak publiknya.

9. Ide

Setiap pernawaran pasar mengandung sebuah ide/ gagasan dasar.


Dewasa ini, teknik pemasaran menggunakan 4 konsep yang biasa disebut 4P. Keempat konsep ini saling berkaitan dalam membuat keputusan dalam bidang pemasaran. Berikut penjelasan dari konsep 4P:

1.    Promotion,


Merupakan bentuk komunikasi pemasaran yang dilakukan perusahaan untuk mengkomunikasikan produknya kepada pasar sasarannya. Promosi suatu produk harus persuasif sehingga konsumen mau membeli barang tersebut dan sasaran promosi (misalnya target penjualan) dapat terpenuhi.

2.    Product,

Produk meliputi barang, jasa, pengalaman, events, orang, tempat, kepemilikan, organisasi, informasi, dan lain-lain yang ditawarkan pada konsumen untuk memuaskan keinginan konsumen tersebut.

3.    Place,

Tempat berkaitan dengan pendistribusian produk agar dapat sampai ke konsumen. Perusahaan harus memikirkan lokasi pasar, lokasi sumber bahan baku, dan pabrik sehingga dapat ditentukan titik titik strategis untuk mencapai pelanggan sasaran.

4.    Price

Merupakan harga atau nilai dari produk yang ditawarkan. Keputusan-keputusan mengenai harga mencakup tingkat harga, potongan harga, keringanan, periode pemasaran, dan rencana iklan yang dibuat oleh produsen


Sumber :
Shimp, Terence. 2003. Periklanan promosi aspek tambahan komunikasi terpadu. Diterjemahkan oleh Revyani Sahrial dan Dyah Anikasari. Jakarta : Erlangga


Rangkuti, Freddy. 2004. Flexible Marketing. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama
Sumber


Sumber

CIP of Lizard Place


This CIP was created to safe the reptile such as lizards, komodo dragons which classified as a rare animal. Komodo dragons just can be found in Indonesia, exactly in Komodo Island. Indonesia made this CIP as an icon to bring it go International.

This CIP can make everyone remember how important population of Komodo. We have to keep and conserve it. We have to against the illegal sale who sale rare animal. Hope our next generation still can know and see Komodo Dragon.

 

Labels

About

This blog belong to Ronal Panjaitan. This blog share information about Graphic Design.
Ronal Panjaitan Copyright © 2011 | Tema diseñado por: compartidisimo | Con la tecnología de: Blogger